Membuat Bibit Jeruk

Membuat Bibit Jeruk? Ini Metode dan Langkah-langkahnya

hancau.net – Apakah kamu salah satu pecinta jeruk? Pernah mencoba untuk menanamnya, namun sering gagal? Jika iya, kamu beruntung. Kali ini kita akan membahas sekelumit tentang cara membuat bibit jeruk.

Sebelum melangkah ke sana, kamu perlu mengetahui sedikit informasi tentang jeruk.

Buah yang terkenal dengan kandungan vitamin C ini sangat populer dan disukai banyak kalangan. Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Selain itu, Jeruk kerap kali tersaji di meja makan sebagai pencuci mulut. Namun, di dapur jeruk juga bisa menjadi sebagai penyedap rasa dan penghilang bau amis.

Menanam jeruk sangat mudah, kamu tidak perlu memiliki perkebunan khusus. Bahkan, jika kamu memiliki pekarangan yang tidak terlalu luas pun tetap bisa menanamnya.

Selain tidak memerlukan tempat yang terlalu luas. Menanam jeruk juga tidak mengenal cuaca dan suhu. Namun, sebelum masuk ke tahap penanaman. Ada baiknya, kamu mengetahui cara membuat bibit jeruk.

Ada beberapa metode yang bisa kamu gunakan untuk membuat bibit jeruk.

Stek Okulasi

Stek okulasi merupakan metode menggabungkan mata tunas suatu tumbuhan pada tumbuhan lain.

okulasi jeruk

Berikut langkah-langkahnya.

  • Persiapkan batang bawah yang akan kamu gunakan untuk okulasi. Batang bawah biasanya diambil dari bibit tanaman jeruk yang berasal dari persemaian, umurnya sekitar 5 bulanan.
  • Kemudian persiapkan mata tunas. Mata tunas dapat kamu ambil dari pohon indukan. Pilihlah indukan yang unggul, produktif, serta bebas dari hama penyakit.
  • Setelah itu, ikat mata tunas pada batang bawah. Ikat menggunakan plastik PE. Pengikatan jangan terlalu longgar, ataupun terlalu kencang. Usahakan serapat mungkin, supaya ketika hujan air tidak masuk. Jika sambungan terebut terkena air, maka dapat mengakibatkan kegagalan.
  • Lakukan pengikatan dari bawah ke atas.
  • Kemudian, masukkan pada media campuran. Antara kompos dan tanah yang ada di dalam polybag dengan perbandingan 1:1.
  • Setelah itu, letakan bibit pada tempat yang sejuk, teduh, dan terhindar dari sinar matahari.
  • Jangan lupa untuk memperhatikan kelembaban media tanaman. Jangan sampai kering, bila kering segera siram dengan air. Akar yang dihasilkan dari stek okulasi sangat bagus dan kokoh.

Cangkok

Dalam mencangkok pilih indukan yang unggul. Karena semua sifat yang dimiliki indukannya akan menurun. Kemudian, pilihlah cabang jeruk yang sudah sehat dan kuat. Ukuran diameternya sekitar 0,5 cm.

Pembibitan dengan cara cangkok sangat berbeda dengan cara pembibitan lainnya. Kenapa?

Karna membuat bibit jeruk dengan cara mencangkok akan mempercepat tumbuhnya buah. Hanya dalam waktu 6 bulan, buah akan keluar. Tentu saja dibarengi dengan perawatan yang bagus. Pertumbuhan hasil cangkokan cenderung lebih subur.

cangkok jeruk

Akan tetapi, membuat bibit jeruk dengan mencangkok memiliki kekurangan. Kekuatan akar akan kurang kokoh, karena hanya memiliki akar serabut. Jika kamu tertarik membuat bibit jeruk dengan cara mencangkok, berikut langkah-langkahnya.

  • Sayat batang yang sudah kamu pilih dengan pisau secara melingkar.
  • Panjang ke bawahnya sekitar 5 cm atau dua kali diameter cabang.
  • Kemudian, tempelkan campuran tanah dan kompos ke batang yang sudah kamu sayat tadi.
  • Bungkus dengan plastik yang telah kamu lubangi.
  • Jaga kelembaban tanah.

 

Pada dasarnya, cara membuat bibit jeruk menggunakan 2 metode di atas masih bergantung kepada bagaimana cara kita menjaga kelembaban tanah.

Kelembabap tanah yang terjaga akan membuat akar cepat muncul. Semuanya masih tergantung kepada keseriusan kita sebagai pembibitnya.

Bila terjadi kegagalan, jangan menyerah. Karena kegagalan adalah awal dari kesuksesan, sekian dan terimakasih. Selamat mencoba!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *