Postingan IGTV Dinkes Banjarmasin

Netizen “Geram” di Postingan IGTV Dinkes Banjarmasin Langgar Protokol Kesehatan, Siaran IG Dihapus, Kadinkes Minta Maaf

hancau – Dinas Kesehatan (Dinkes) Banjarmasin akhirnya menghapus siaran Instagram TV yang sempat diserang netizen, Sabtu (14/11).

Siaran berdurasi 4.47 detik yang menuai komentar nyinyir dari warganet, lantaran dinilai telah melanggar protokol kesehatan Covid-19 itu saat ini tak bisa diakses lagi.

Kepala Dinkes Banjarmasin, Machli Riyadi pun memberikan klarifikasinya. Dia mengakui memang telah terjadinya kelalaian dan meminta maaf atas kejadian tersebut.

“Saya minta maaf atas peristiwa ini. Barangkali dinilai tidak patut. Karena itu spontanitas kegembiraan mereka (tenaga kesehatan),” ucap Machli melalui videonya.

Machli mengatakan, tak ada unsur kesengajaan dalam kejadian yang juga dihadiri itu. Kegiatan tersebut ujarnya tak lain untuk memberikan apresiasi kepada tenaga kesehatan yang sejak awal tahun berjuang menangani Covid-19.

“Mereka (tenaga kesehatan) selama ini bekerja sejak Februari dan tak pernah istirahat dan terus bekerja hingga Banjarmasin ini kurva sudah menurun,” ucapnya.

Sebelumnya, Siaran Instagram TV Dinas Kesehatan (Dinkes) Banjarmasin diserang komentar nyinyir dari netizen.

Pasalnya, acara pembagian doorprize di puncak perayaan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-56 yang diadakan di halaman kantor Dinkes Banjarmasin, Jalan Pramuka, dikutip dari apahabar.com, Sabtu (14/11) dinilai melanggar protokol kesehatan Covid-19.

“Contoh dari Dinkes. Jangan takut covid,” tulis @ramli Ramadhana di kolom komentar postingan berdurasi 4.47 detik itu.

Para peserta tampak berjoget ria tanpa menjaga jarak. “Jaga jarak bapak ibu sekalian. Kasihan kalau angka covid ya naik masyarakat yang disalahkan,” tulis @millianjamil.

Kerumunan semakin tak terkendali manakala hadiah dilempar dari atas panggung.

Sontak, para peserta di bawah panggung yang didominasi para tenaga kesehatan itu bergumul untuk memperebutkan hadiah yang dilemparkan panitia.

“Maaf saya bertanya, karena saya hanya masyarakat biasa. Kenapa ada kegiatan yang mengumpulkan massa banyak, dan dilihat ada yang tak menggunakan masker dan tak social distancing,” tulis @ramadhanirizky17.

Sebelumnya, Machli membantah acara tersebut sudah melanggar protokol kesehatan Covid-19. Sebab ujar Machli mereka masih menggunakan masker dan menjaga jarak.

“lagian ini cuman satu lagu saja joget bersama dengan tetap bermasker,” katanya saat dikonfirmasi.

Machli mengatakan, acara itu sah-sah saja karena merupakan momentum puncak HKN dimana para tenaga kesehatan meluapkan rasa kegembiraan setelah berjuang melawan covid19.

“Jadi berilah apresiasi pada mereka yang selama ini berjuang untuk joget bersama dengan tetap bermasker. Point itu,” ucapnya.

Editor: