ucapan gus dur

Misterius Inilah Ucapan Gus Dur yang Menjadi Kenyataan Meski Dianggap Gila

Ucapan Gus Dur Terbukti!

hancau.net – Siapa yang tidak kenal Gus Dur, ucapannya yang nyeleneh, dan terkadang dianggap gila. Namun, tidak sedikit ucapan Gus Dur yang menjadi kenyataan.

Almarhum Nurcholis Madjid (Cak Nur) sambal bercanda pernah berkata, “hal yang misterius dan hanya Tuhan yang tahu, selain jodoh, maut, dan rezeki, adalah Gus Dur”.

Gus Dur memang begitu misterius, hingga sikap, ucapan, dan kebijakan beliau disalahpahami orang lain, bahkan oleh sebagian warga nahdiyin (NU) sendiri.

Apalagi musuh-musuh beliau yang menilai bahwa ucapan dan sikap beliau tidak masuk akal, bahkan mereka men-cap beliau sebagai orang gila. Namun belakangan, terlebih setelah Gus Dur wafat, sikap dan ucapan beliau yang dianggap tidak masuk akal, ternyata terbukti banyak benarnya.

SAAT BERADA DI VATIKAN

Seperti yang diceritakan oleh para tokoh Vatikan, saat Gus Dur menjabat sebagai ketua PBNU, beliau mengunjungi Vatikan. Sambil bercanda Gus Dur berkata, bahwa beliau akan datang lagi ke Vatikan tapi tidak sebagai ketua PBNU tapi sebagai seorang presiden.

Ucapan Gus Dur hanya dianggap candaan oleh para tokoh Vatikan. Ternyata pada kunjungan selanjutnya, para tokoh Vatikan terkaget-kaget karena Gus Dur memang datang sebagai seorang presiden. Itulah mengapa beliau dijuluki ‘santo’ oleh para tokoh Vatikan.

DPR TAMAN KANAK-KANAK

Pada kesempatan lainnya, saat Gus Dur diminta pertanggungjawaban oleh DPR, dengan gagah berani beliau datang ke gedung bundar dan menghadapi anggota DPR. Di hadapan mereka semua, dengan lantang Gus Dur mengatakan bahwa DPR seperti Taman Kanak-kanak.

Saat itu, banyak anggota DPR yang tersinggung dan menuding Gus Dur gila. Tapi pada kenyataan yang kita lihat saat ini, ternyata apa yang dikatakan Gus Dur, benar-benar terbukti.

Anggota DPR senang ketika jalan-jalan dan tidur ketika sidang, senang rebutan proyek, dan pernah ada kasus meminta-minta dari papa minta saham hingga mama minta softex. Sekarang si papa malah ada yang minta kasur, dan seterusnya.

PAK SUTARMAN, KAPOLDA METRO

Ucapan Gus Dur lainnya ialah tentang Pak Sutarman. Pak Tarman adalah ajudan Gus Dur, dan Gus Dur pernah berkata pada Pak Sutarman, “nanti Pak Tarman akan jadi Kapolda Metro, setelah itu Pak Tarman akan menjadi Kapolri”.

Pada saat itu, Pak Sutarman hanya tertawa karena menganggap hal itu tidak akan terjadi, bahkan bermimpi menjadi Kapolri pun belum pernah. Tepat pada tanggal 23 Oktober 2013, Pak Sutarman ternyata resmi dilantik menjadi Kapolri oleh Presiden SBY.

PRESIDEN JOKOWI

Pada 8 Januari 2006, Gus Dur pernah mampir ke rumah dinas wali kota Solo untuk bertemu dengan beberapa tokoh agama. Saat itu, Jokowi baru 6 bulan menjabat sebagai wali kota.

Pada hari itu Gus Dur berkata, “siapapun yang dikehendaki rakyat, termasuk Pak Jokowi ini, kalau dia jadi wali kota yang bagus, kelak juga bisa jadi presiden”. Jokowi hanya senyam senyum pada waktu itu.

KETUA PBNU

Di pagi hari, Gus Dur meminta Kang Said (KH. Said Aqil Siradj) untuk menyediakan air putih dan roti tawar untuk sarapan. Lalu Gus Dur meminta Kang Said untuk membacakan kitab Ihya’ Ulumuddin. Baru sampai dua paragraph, Gus Dur sudah mendengkur. Lima menit kemudian, beliau terbangun dan berkata kepada Kang Said, “sampean akan menjadi ketua PBNU di atas usia 55 tahun”.

Pada Muktamar NU ke 30, Kang Said di usia ke 46 tahun mencalonkan diri menjadi ketua PBNU bersaing dengan KH. Hasyim Muzadi. Pada saat itu yang terpilih adalah KH. Hasyim. Selanjutnya, pada Muktamar NU ke-32, Kang Said mencalonkan diri lagi menjadi ketua PBNU. Saat itu beliau terpilih, tepat di usia 56 tahun.

AHOK JADI GUBERNUR

Lain Kang Said, lain pula kisah Ahok. Setelah gagal menjadi gubernur Bangka Belitung, Ahok bertemu Gus Dur dan Gus Dur berkata, “kamu akan menjadi gubernur”. Benar juga, Ahok akhirnya menjadi gubernur. Namun, bukan di Bangka Belitung.

KEMATIAN GUSDUR

Guru besar UGM Profesor Suhardi, pernah menjadi Dirjen di Departemen Kehutanan pada era Gus Dur. Di ruang gawat darurat, beberapa hari sebelum wafat, Gus Dur berkata kepada sang professor, “Pak Hardi saya titip bangsa ini”.

“Tolong ikut dikawal Pansus Century di DPR. Besok Kamis saya akan pulang ke Tebuireng dengan diantar banyak orang. Saya sudah ditunggu ayah saya di sana”, ucap Gus Dur. Pada akhirnya, beliau pun meninggal tepat sesuai perkataannya.

Masih banyak lagi kisah misterius tentang Gus Dur, yang membuat tertawa adalah perkataan Gus Dur yang pernah diucapkannya kepada Fidel Castro, “saya menjadi presiden, dipilih oleh orang-orang gila”.(fix)

2 Replies to “Ucapan Gus Dur Terbukti!”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *