Haid merupakan kodrat alami seorang wanita, dan selama haid, perempuan diberikan keringanan untuk tidak berpuasa. Namun, bukan berarti Ramadan menjadi sia-sia bagi mereka yang sedang haid. Justru, ada banyak amalan yang tetap bisa dilakukan untuk meraih pahala di bulan suci ini.
Pendiri Rumah Quran Mujahidin Depok, Ustadzah Rifamia, menegaskan pentingnya tetap mengisi Ramadan dengan ibadah meskipun sedang haid.
“Jangan sampai hari-hari di bulan Ramadan berlalu dengan sia-sia karena amalan apa pun selama Ramadan berlipat ganda,” ujarnya, seperti dilansir Republika.co.id.
Berikut adalah beberapa amalan yang bisa dilakukan wanita haid selama Ramadan:
1. Perbanyak Istighfar
Saat haid, hormon dan emosi sering kali tidak stabil. Oleh karena itu, memperbanyak istighfar sangat dianjurkan agar hati tetap tenang. Selain itu, istighfar juga dapat menggugurkan dosa dan memperbanyak rezeki.
2. Bersedekah
Sedekah menjadi salah satu amalan utama yang bisa dilakukan, baik dalam bentuk materi, tenaga, maupun pikiran. “Ketika kita bisa sedekah dengan tenaga atau pikiran, sedekahkan. Intinya, apa pun yang bisa disedekahkan silakan sedekahkan, karena nanti yang akan mendapat pahalanya kita sendiri,” kata Ustadzah Rifamia.
3. Mendengarkan Murotal dan Kajian Islam
Meskipun tidak bisa membaca Al-Qur’an langsung, mendengarkan murotal tetap menjadi amalan yang bermanfaat. Selain itu, wanita haid juga bisa memperdalam ilmu agama dengan membaca buku atau mengikuti kajian Islam.
Ustadzah Rifamia menekankan bahwa pilihan ada di tangan masing-masing individu. “Kita bisa memilih mau memanfaatkan haid di Ramadan dengan ibadah atau tidak. Sebab, kita bisa maksimalkan ibadah walaupun yang bisa dikerjakan adalah ibadah-ibadah sunnah,” ungkapnya.
Dengan melakukan amalan-amalan ini, Ramadan tetap bisa dijalani dengan penuh makna, meskipun dalam kondisi haid.