Ponpes Al Falah Banjarbaru Kerap Kebanjiran, Begini Respon Paman Birin

BORNEO online, BANJARBARU – Kerap kebanjiran jika turun hujan lebat,  tidak jarang membuat aktivitas di pondok pesantren Al Falah Banjarbaru, terhambat.  Hal ini lantaran saluran drainase di sekitar pondok tidak berfungsi dengan baik.

Kondisi ini disampaikan langsung oleh Pimpinan Ponpes Al Falah Puteri, H Mukhlis Kasful, saat Paman Birin berkunjung ke ponpes yang berada di jalan A Yani Km 21 itu,  dalam rangka sosialisasi penanganan dan pencegahan covid-19, Selasa (22/9) siang.

Lantas bagaimana respon Paman Birin terhadap keluhan ini. “Soal drainase, Paman Birin datang Insya Allah atas izin Allah nanti dikabulkan. Kita sudah catat, tidak hanya dicatat saja harus diaplikasikan,” respon Paman Birin.

Menurut plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Mujiyat, aspirasi tersebut akan diajukan pada anggaran 2021 mendatang.

“Sifatnya mengajukan permohonan ke Biro Kesra. Mudah-mudahan bisa segera dianggarkan di 2021,” kata Mujiyat menambahkan.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus menggalakkan sosialisasi penanganan dan pencegahan Covid-19. Salah satunya melalui gerakan sejuta masker yang dibagikan secara bertahap di 13 kabupaten/kota.

“Jangan takut Corona, takutlah dengan Allah. Tetapi ingat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan,” ucap Paman Birin.

Para santri menyambut antusias kedatangan kepala daerah yang akrab disapa Paman Birin ini.

Kunjungannya sekaligus untuk menyalurkan bantuan masker sebanyak 6 ribu picis.

“Semuanya, dari kalangan santri, siswa maupun mahasiswa, harus bersama-sama menjaga protokol kesehatan. Supaya terhindar dari Covid-19,” pesan dia

Sementara, menurut Mukhlis, bantuan masker diharapkan dapat menambah kesadaran pencegahan Covid-19 di kalangan santri dan para dewan guru. Tercatat ada 1081 santriwati yang tengah menempuh pendidikan di sana.

“Kami meminta perbaikan drainase, karena saat hujan air akan tergenang. Bahkan di asrama putra sampai masuk ke dalam,” bebernya.

Editor: