Hut ke-65, Polisi Lalu Lintas Dituntut Ikuti Perkembangan Zaman

BORNEO online, BANJARMASIN – Dalam rangka HUT ke-65 Korps Lalu Lintas, Polresta Banjarmasin menggelar acara syukuran, Selasa (22/9) siang.
Dalam sambutannya, Kapolresta Banjarmasin, Kombes Rachmat Hendrawan menyampaikan dengan tema kegiatan “Road Safety Policing: Implementasi E-Policing Pada Fungsi Lalu Lintas di Era Digital” ini diharapkan mampu diimplementasikan dengan baik karena merupakan penjabaran dari program prioritas polri.
“Khususnya untuk mewujudkan Polri yang profesional, modern, dan terpercaya untuk merespon kebutuhan masyarakat yang mengharapkan kecanggihan dan pelayanan dengan berbagai kemajuan tekhnologi,” katanya.
Ia menambahkan, polisi lalu lintas mengemban tugas yang sangat mulia dan akan memiliki tantangan sangat berat sebagai penjaga kehidupan ke depannya.
“Tugas Polisi Lalu Lintas salah satunya adalah memelihara keamanan, keselamatan, dan kelancaran berlalu lintas,” katanya.
Namun, ia mengingatkan bahwa Polisi Lalu Lintas tidak dapat berjalan sendiri, melainkan dibutuhkan dukungan dan peranan para pemangku kepentingan, termasuk masyarakat.
Ia pun turut mengapresiasi polisi lalu lintas yang selama ini telah bekerja secara profesional dan ikhlas dalam bertugas melayani masyarakat.
Dalam syukuran tersebut juga dilakukan penyerahan penghargaan kepada beberapa petugas Satlantas Polresta Banjarmasin yang dianggap memiliki prestasi dalam melaksanakan tugasnya.
Sementara itu, Kasat Lantas Polresta Banjarmasin, AKP Gustaf Adolf Mamuaya mengatakan pihaknya akan bekerja keras untuk melayani masyarakat seiring dengan kemajuan jaman dan peradaban.
“Kita dituntut untuk terus mengikuti perkembangan zaman dan peradaban, khususnya perkembangan transportasi dan intensitas kendaraan yang meningkat,” katanya.
Ia pun menghimbau agar masyarakat bisa lebih tertib lagi dalam berlalu-lintas demi keselamatan diri pribadi dan orang lain. <..

loading...

Tim Redaksi

Tim redaksi hancau.net, terdiri dari beberapa pemuda yang senang berkreatifitas di dalam ruangan. Khususnya di depan komputer mereka masing-masing. Jika di masa dahulu, mereka dianggap nerd.Berbeda hal nya di masa sekarang. Sekarang, hampir semua orang beraktifitas di depan layar gadget mereka. Mulai dari berbelanja, bermain, hingga bekerja. Semua dapat dilakukan di dalam satu wadah digital.