pemberhentian gubernur

Waspada, Lonjakan Baru Covid-19 di Kalsel

ILUSTRASI – pemberian vaksin Covid-19. /Foto : CBC Indonesia

BORNEO online, BANJARMASIN – Adanya lonjakan baru peningkatan penyebaran covid-19 di beberapa wilayah kabupaten di Provinsi Kalimantan Selatan perlu diwaspadai.

Masyarakat diminta tidak lengah dengan protokol kesehatan dan tetap menerapkannya sesuai standar yang dianjurkan oleh pemerintah.

Terpantau, daerah kabupaten yang belakangan ini mengalami peningkatan penyebaran Covid-19 itu adalah Kabupaten Tabalong kembali melonjak dengan bertambah 14 pasien positif pada Senin (16/11).

Disusul wilayah lainnya yaitu dari Hulu Sungai Selatan 1 orang, Hulu Sungai Tengah 1 orang dan Banjarbaru 10 orang. Jumlah penambahan kasus Covid-19 pada Senin (16/11) tercatat sebanyak 26 orang.

Secara akumulatif jumlahnya menjadi 12.543 kasus Covid-19 di Kalsel.

Dilaporkan pula, ada 5 pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh. Mereka berasal dari perawatan karantina di Tapin 1 orang, Hulu Sungai Utara 1 orang dan Banjarmasin 3 orang. Lalu, ada tambahan satu kasus pasien meninggal dunia asal Hulu Sungai Tengah.

Maka, dengan ini pasien sembuh tercatat sebanyak 11.377 orang dan 503 pasien meninggal dunia. Sedangkan, 663 pasien masih dalam perawatan.

Adanya lonjakan ini juru bicara Satgas Covid-19, Kalsel, HM Muslim mengimbau agar masyarakat tidak larut dalam euphoria yang merasa aman dari penyebaran Covid-19, sehingga lalai dalam penerapan protokol kesehatan.

“Biarpun beraktivitas, tetap gunakan protokol kesehatan dimana pun berada, terutama penggunaan masker, sering cuci tangan dan jaga jarak,” ujarnya.

Apalagi Kalsel yang berada pada zona orange, yang masih memungkinkan terjadinya penambahan ataupun penurunan kasus Covid-19, tergantung pada masyarakat.

“Kalau masyarakat patuh menerapkan protokol kesehatan, maka Kalsel akan cepat lepas dari Covid-19. Ini tergantung dari peran masyarakat,” jelas Muslim.

Reporter : A Gafur
Editor :Milhan Rusli

Editor: