Bangun Tempat Ibadah, Warga Muslim Hutan Meratus Dibantu Bupati

Bupati HSS Achmad Fikry menyerahkan bantuan dana untuk pembangunan Langgar Darul Falah di Dusun Sindawak, Desa Hamak Utara, Kecamatan Telaga Langsat. Foto : Istimewa

BORNEO online, KANDANGAN – Susah payah berjuang membangun tempat ibadah para warga muslim Dusun Sindawak, lereng hutan Gunung Meratus,  akhirnya menjadi ringan setelah mendapat bantuan dari Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS), Achmad Fikry.

Bantuan berupa dana sebesar Rp 10 juta untuk pembangunan Langgar Darul Falah di Dusun Sindawak, diserahkan langsung oleh Achmad Fikri ke warga, Senin (28/9) siang.

Achmad Fikry datang langsung ke Dusun Sindawak, Desa Hamak Utara, Kecamatan Telaga Langsat yang berada di tengah hutan Pegunungan Meratus.

Ke Dusun Sindawak bisa ditempuh sekitar 3 kilometer melewati jalan setapak dari Dusun Umpaya, kampung terdekat yang jalannya sudah beraspal.

Namun, akses jalan beraspal lebih dekat jika dari Dusun Pantai Langsat, Desa Hulu Banyu, Kecamatan Telaga Langsat. Yakni hanya sekitar 1,3 kilometer.

Namun Achmad Fikry dan Wakil Bupati HSS Syamsuri Arsyad ke Dusun Sindawak, melewati Dusun Pantai Langsat menaiki sepeda motor, dengan bantuan warga setempat.

loading...

Bupati HSS Achmad Fikry bersyukur, bisa bersiliturahmi secara langsung dengan masyarakat di Dusun Sindawak.

Pada kesempatan itu, Achmad Fikry meninjau langsung, proses pembangunan Langgar Darul Falah Sindawak.

Fikry mengaku senang melihat gotong-royong masyarakat, untuk membangun kembali musala di dusun itu.

Achmad Fikry mengatakan, sudah menyarankan Panitia Pembangunan Langgar Darul Falah untuk mengajukan permohonan bantuan ke pemerintah.

“Insya Allah, nanti kami juga akan mengumpulkan dana untuk bantuan pembangunan langgar,” ungkapnya.

Achmad Fikry juga menyinggung terkait jalan, ia berharap ke depan bisa ada pembangunan jalan.

“Sehingga mobil kecil bisa masuk, untuk memudahkan kegiatan dan meningkatkan perekonomian warga Dusun Sindawak,” ujarnya.

Diberitakan apahabar.com sebelumnya, Panitia Pembangunan Langgar Darul Falah Sindawak membutuhkan dana sekitar Rp 150 juta.

Sudah terkumpul Rp 31 juta, dan terbaru ditambah bantuan Bupati HSS itu.

Dusun Sindawak dihuni sekitar 26 kepala keluarga (KK), yang seluruhnya muslim.

Sebelumnya sudah memiliki musala ukuran 5×6 meter. Karena tidak memungkinkan untuk dilakukan pengembangan di lokasi lama, sehingga dilakukan pembangunan ulang di tempat lain. (rel)