Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 di Kalsel Capai 90,84 Persen

BORNEO online, Banjarmasin – Pasien sembuh dari COVID-19 di Kalimantan Selatan mencapai 90,84 persen atau 11.123 orang dari total pasien sebanyak 12.245, sedangkan sisanya dirawat 626 orang dan meninggal dunia 496 orang.

Berdasarkan data Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kalsel, Selasa sore, kendati tingkat kesembuhan pasien cukup tinggi, penambahan kasus baru masih terus terjadi.

Penambahan kasus positif COVID-19 sebanyak 59 orang berasal dari Tanah Laut tiga orang, Kabupaten Banjar satu orang, Barito Kuala, dua orang, Tapin dua orang, Hulu Sungai Selatan satu orang, Tabalong 12 orang, Tanah Bumbu sembilan orang, Banjarmasin delapan orang dan Banjabaru 21 orang.

Sedangkan pasien COVID-19 yang sembuh sebanyak 47 orang, masing-masing berasal dari Karantina Tanah Laut dua orang, Karantina Kotabaru, dua orang, Karantina Barito Kuala, satu orang, Karantina HSU tiga orang, Karantina Tanah Bumbu, satu orang, Karantina Banjarmasin 36 orang, dan Karantina Banjarbaru dua orang.

Mengendalikan penyebaran COVID-19, seluruh kabupaten dan kota di Kalsel melakukan pengawasan ketat terhadap pelaksanaan protokol kesehatan.

loading...

Sebelumnya, Plt Gubernur Kalsel H Rudy Resnawan bersama Kapolda Kalsel Irjen Nico Afinta, Danrem 101 Antasari Brigjend TNI Firmansyah bersama rombongan mengunjungi HSS, dalam rangka monitoring dan evaluasi (Monev) penanganan pandemi COVID-19 di Hulu Sungai Selatan (HSS).

Menurut Wagub, pihaknya terus berupaya melakukan pengawasan ke lapangan, untuk mengetahui kondisi nyata di masyarakat, kemudian dari kondisi tersebut bisa melakukan evaluasi, sehingga bisa menghasilkan langkah-langkah yang maksimal untuk mengendalikan wabah COVID-19 di HSS.

Menurut dia, walaupun grafik COVID-19 di HSS melandai, pihaknya tetap mengingatkan Tim Satuan Tugas HSS agar tetap melaksanakan protokol kesehatan di HSS secara ketat dan meningkatkan penanganan medis secara ketat agar dapat menurunkan angka rata-rata kematian COVID-19.

Selain itu, ia mengapresiasi Bupati HSS beserta jajaran karena telah merespons cepat adanya COVID-19 ini, dengan menjadi daerah pertama yang mengeluarkan Peraturan Bupati (Perbup) di Kalsel.

.

Antara

Editor: