Andin Disarankan KH Hasanuddin Mengabdi di Kampung Halaman

BORNEO online, Martapura – DR Andin Sofyanoor SH MH (Andin) semula ingin menetap di ibukota Jakarta setelah tidak lagi menjadi anggota DPRD Kabupaten Banjar. Namun, disarankan tokoh alim ulama, KH Hasanuddin supaya mengabdi di kampung halaman, Kabupaten Banjar.

Andin sejak dulu tak punya cita-cita untuk menjadi Bupati Banjar. Bahkan setelah purna pengabdian dan tugas sebagai anggota DPRD Kabupaten Banjar selama tiga periode (2004-2009, 2009-2014, 2014-2019), keinginan itu tak pernah ada.

Kemudian, ia berniat menetap dan tinggal di Jakarta. Seiring waktu keinginan tadi mendadak sirna setelah ia disarankan KH Hasanuddin Badaruddin lebih baik tetap tinggal di Kabupaten Banjar.

Lantas, dengan tidak majunya lagi KH Khalilurrahman, ia disarankan untuk maju di Pilkada Kabupaten Banjar 2020-2024

“Ulun (saya) sebenarnya mau tinggal di Jakarta setelah tidak lagi menjadi anggota dewan. Atas masukan Tuan Guru Hasanuddin, ulun tidak usah tinggal di Jakarta,” kata Andin, dalam silaturahmi Jumat (2/10/2020) sore di Jalan Sukaramai Gang Ansor Martapura.

Ia malah diberikan saran tetap mengabdi di Kabupaten Banjar dan maju di Pilkada Kabupaten Banjar, menggantikan KH Khalilurrahman atau Tuan Guru Khalil dan meneruskan menjadi Bupati Banjar.

“Ulun izin juga dengan paguruan tetuha lainnya, izin dengan guru-guru, juga restu orang tua,” kata lelaki kelahiran Martapura 44 tahun lalu.

Doktor lulusan Universitas Padjajaran Bandung itu juga memaparkan, saran dari para habaib dan alim ulama bersama tokoh masyarakat Kabupaten Banjar. Ia diminta maju melalui jalur independen dengan dukungan masyarakat.

“Alhamdulillah, berkat dukungan masyarakat, maju lewat jalur independen resmi dapat terwujud,” ungkapnya terharu.

Andin yang sempat merasakan pahit getir ke sekolah berjalan kaki dari Murung ke SMPN 2 Pakauman dan sejak kecil juga sudah bekerja penuh kemandirian tanpa bantuan orang tua.

Mengutarakan, gelar S-3 diperolehnya saat menjadi anggota DPRD Kabupaten Banjar. Sehingga, di sela waktu menjalankan tugas dan kewajiban wakil rakyat, menyempatkan waktu meneruskan pendidikan.

Andin yang bersekolah dengan biaya sendiri, begitu juga kuliah dari S-1 sampai S-3 sehingga mendapatkan gelar doktor ilmu hukum tata negara, ini bertekad akan berupaya memenuhi harapan mandat alim ulama.

“Jadi Bupati Banjar ini atas saran Tuan Guru Hasanuddin dan mandat alim ulama, bukan keinginan pribadi,” ungkapnya. (mia)

Editor: